Sejarah Singkat Detik.com
Detik.com mulai menghiasi berita online indonesia sejak 9 Juli 1988 dengan warna yang khas biru tua dan merah. Menurut pendirinya Budiono Darsono, dalam suatu kesempatan, mengatakan bahwa pemilihan warna yang “ngejreng” pada saat itu adalah sebagai “icon” atau “first impression” atau “theme colour” dari detik.com. Jika situs detik.com dibuka pada komputer, dan dilihat dari kejauhan, maka warna ngejreng itu sudah menjadi tanda bahwa yang dibuka adalah situs detik.com.
Pada masa-masa reformasi, situs detik.com adalah situs yang banyak dipakai sebagai acuan sumber berita-berita terbaru dan terupdate. Pada saat itu, situs online sangat perkasa dalam hal pemberitaan terkini dan terupdate dibandingkan dengan media pemberitaan lainnya. Jika media cetak hanya terbit satu kali dalam satu hari, maka situs detik dapat melakukan update detik demi detik nya. Pada saat itu detik.com dikenal sebagai yang terdepan dalam breaking news.
Beberapa tahun belakangan, sebelum terjadi pergantian manajemen di detik.com. Terjadi perkembangan dengan dibangunnya detikbandung dan detiksurabaya yang mungkin tujuannya untuk memberikan muatan lokal dari kedua kota besar tersebut sebagai sumber berita. Namun disayangkan bahwa pemberitaan dari kedua regional tersebut justru membuat nama detik.com kurang disukai pengguna. Pemberitaan-pemberitaan murahan tentang tindak pidana, pelecehan seksual sangat marak diberitakan. Kita patut bersyukur bahwa pemberitaan sejenis makin lama makin berkurang saat ini.
Mungkin tergiur pula dengan tingkat valuasi situs komunitas, detik.com juga coba membangun detikforum.com serta forum untuk regional Bandung dan Surabaya